Memasuki Tahun Era Baru Virus HIV di Temukan Peneliti Dengan Jenis Bar

Dunia4d

Memasuki Tahun Era Baru Virus HIV di Temukan Peneliti Dengan Jenis Bar

Memasuki Tahun Era Baru Virus HIV di Temukan Peneliti Dengan Jenis Bar

Memasuki Tahun Era Baru Virus HIV di Temukan Peneliti Dengan Jenis Bar

SANTAI DAN SEHAT – Kabar baru dalam dunia kesehatan. Sekelompok peneliti sukses mendeteksi jenis atau subtipe baru dari human immunodeficiency virus (HIV).

Subtipe baru ini adalahbagian dari Grup M. Subtipe pun berasal dari family yang sama dari varian virus yang mengakibatkan pandemi HIV secara global.

Varian baru ini ditemukan dalam suatu studi yang dilaksanakan sejumlah peneliti dari Abbot Laboratories berkolaborasi dengan University of Missouri, Amerika Serikat. Hasil riset dipublikasikan dalam Journal of Acquired Immune Deficiency Syndrome pada Rabu (6/11).

Mengutip CNN, varian ini ialah yang kesatu kali ditemukan sesudah pedoman klasifikasi subtipe HIV diciptakan pada tahun 2000 lalu. Pedoman ini diciptakan untuk memudahkan uji jajaki vaksinasi.

“Ini dapat menjadi kendala baru dan nyata guna diagnosis HIV,” ujar peneliti, Mary Rodgers.

BACAAN KESEHATAN- Peneliti menguji lebih dari 60 persen suplai darah di semua dunia. Dalam pengujian itu, mereka mengejar subtipe HIV baru. “Kita mendeteksinya secara akurat,” ujar Rodgers meyakinkan.

Tetap Tenang

Meski varian HIV baru ditemukan, masyarakat diminta guna tetap tenang. Terapi yang tersedia ketika ini dinamakan dapat menolong tubuh melawan sekian banyak varian virus HIV.

Direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases, Anthony Fauci mengatakan, terapi yang tersedia ketika ini lumayan efektif untuk mengurangi perkembangan virus, baik varian teranyar ataupun varian lainnya.

“Tak ada dalil untuk panik atau khawatir. Tidak tidak sedikit orang yang terinfeksi virus baru ini,” kata Fauci.

Kendati demikian, minimal penemuan ini mengingatkan dunia guna terus berupaya menyelesaikan pandemi HIV. Teknologi termutakhir diperlukan untuk terus memantau perubahan HIV.

Saat ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menulis sekitar 36,7 juta jiwa di dunia hidup dengan HIV. Sementara di Indonesia, data UNAIDS menulis sekitar 630 ribu orang terinfeksi HIV pada 2018 lalu.